Judul Website

SELAMAT ATAS DILANTIKNYA PENGURUS ASOSIASI MEDIA KONVERGENSI INDONESIA (AMKI) KABUPATEN INDRAMAYU PERIODE 2026 - 2029

Melampaui Batas Tradisi: Penampilan Memukau Kang Abdul Koni di Reuni Akbar SMAN Losarang 2026

Kang Abdul Koni, S.Pd, diatas panggung Reuni Akbar SMAN Losarang 2026

Indramayutradisi.com | INDRAMAYU - Suasana Reuni Akbar SMA Negeri Losarang yang digelar pada 5 Juli 2026 mendadak berubah menjadi magis dan penuh energi. 

Di tengah keriuhan temu kangen para alumni lintas angkatan, hadir sebuah persembahan seni yang memecah ingatan kolektif tentang budaya lokal: pertunjukan topeng kontemporer oleh Kang Abdul Koni, S.Pd, yang berasal dari desa Tempel, Kecamatan Lelea, Indramayu.

Kang Abdul Koni, seorang pendidik di SMKN Lelea ini juga seorang seniman yang juga merupakan alumni kebanggaan SMAN Losarang, tampil dengan membawa napas baru bagi kesenian topeng. Jika biasanya topeng diasosiasikan dengan pakem tradisional yang kaku, Kang Abdul Koni justru mendobrak batasan tersebut dengan gaya kontemporer yang provokatif dan unik.

Mengenakan topeng estetika tradisional dengan keunikan yang berbeda, ia bergerak di atas panggung dengan kelincahan yang menghipnotis. menciptakan atmosfer yang terasa sangat relevan dengan zaman sekarang.

Penampilan ini bukan sekadar pamer teknik tari dan suara, dalam setiap gerak tubuhnya, Kang Abdul Koni seolah sedang menceritakan realita kehidupan sekarang yang penuh dinamika ketidakadilan, 

Topeng yang ia kenakan mencerminkan karakter pemberontak. Kadang ia tampak seperti sosok jenaka yang mengingatkan pada masa kenakalan di sekolah, namun di detik berikutnya, topeng tersebut bisa menjadi simbol kebijaksanaan yang merenungkan waktu yang telah berlalu.

Dalam kesempatan yang sama hadir juga seniman Maman, S.Sn, beliau melukis sketsa wajah sebagai simbol yang selaras dengan apa yang disampaikan oleh sang Penari Topeng.

Kang Maman, Sn, sang pelukis sketsa wajah


Penampilan berdurasi 10 menit tersebut sukses memukau ratusan peserta yang hadir. Riuh tepuk tangan membahana begitu ia membuka topengnya di akhir pertunjukan, memberikan penghormatan terakhir kepada guru-guru dan sahabat lama yang duduk di barisan depan.

Banyak alumni yang mengaku terharu. Bagi mereka, kehadiran Kang Abdul Koni bukan sekadar hiburan, melainkan pengingat bahwa di balik kesibukan profesi masing-masing, ada akar budaya dan kenangan masa sekolah yang terus menghidupi jiwa mereka.

Kesuksesan penampilan ini menegaskan posisi Kang Abdul Koni sebagai maestro seni pertunjukan yang mampu membawa narasi lokal ke panggung yang lebih luas. Bagi Keluarga besar SMAN Losarang, momen ini menjadi bukti nyata bahwa sekolah tidak hanya melahirkan tenaga profesional di bidang akademis, tetapi juga seniman-seniman besar yang mampu menyentuh sisi humanis masyarakat. (Soe)

Belum ada Komentar untuk "Melampaui Batas Tradisi: Penampilan Memukau Kang Abdul Koni di Reuni Akbar SMAN Losarang 2026"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel