Judul Website

DIRGAHAYU KEMERDEKAAN REPUBLIK INDONESIA YANG KE-81

Apakah di desa Cikedung dulu ada komunitas Tionghoa ?

Letak Bong China di desa Cikedung
(Sumber foto : Topografische Dienst (Dinas Topografi Hindia Belanda1920-an)

Indramayutradisi.com | INDRAMAYU - Keberadaan komunitas keturunan Tionghoa di desa Cikedung belum banyak yang mengetahui, banyak alasan keberadaan mereka yang hilang seperti ditelan bumi.

Buktinya ada makam China (Bong China) di TPU Pasir Angin kendati sudah menjadi sawah dan tempat daur ulang sampah. 

Tahun 1993 masih melihat ada makam China yang tersisa, kemudian berubah jadi kolam ikan, sekarang sebagian menjadi sawah dan dipojok menjadi bangunan daur ulang sampah.

Hilang padahal itu memiliki nilai sejarah peradaban  masa lalu warga desa Cikedung.

Lalu dimana warga keturunan Tionghoa berdiam ?

Tepatnya antara pasar Cikedung sampai jembatan Naswan.

Sampai sekarang masih ada nama gang Sing Kwih.

Nama-nama warga Indonesia keturunan Tionghoa dari Cikedung adalah Teng Kwan San, Kho Liem, Hong kih, Sing Wat, Ke Cang, Su Yang, Keng Wan dan Seng Kik.

Karena adanya gejolak politik, generasi muda keturunan Tionghoa yang tidak lagi menjaga warisan tradisi dan berbaur alami dengan pribumi, akhirnya ciri Tionghoa jadi hilang, keturunan masih ada bukan hilang tapi lebih menutup masa lalu.

De Locomotif, Donderag, 21 Agustus 1947, yang memberitakan pembakaran rumah etnis Tionghoa di Lella (Lelea) dan Tjikedoeng (Cikedung).

Persaudaraan para keturunan Tionghoa Cikedung itu dekat dengan komunitas keturunan Tionghoa yang di desa Tugu dan Krimun Losarang.

Di desa Tempel dekat Buyut Jatem terdapat makam keturunan Tionghoa yang bernama Babah Tulini.

Sedangkan di Lelea di blok Brangkalan dan blok Weluntas dulunya adalah komplek pemukinan pecinan.

Tokoh keturunan Tionghoa yang terkenal di Krimun dan sekitarnya adalah Babah Keting.

Makam China atau Bong China adalah salah satu bukti tersisa jika kebrradaan etnis keturunan Tionghoa pernah ada disana. 

Keberagaman adalah anugerah, Indonesia dibagin diatas perbedaan suku bangsa, eratkan toleransi dan biarkan perbedaan sebGai anugerah Tuhan. (Soe)

Belum ada Komentar untuk "Apakah di desa Cikedung dulu ada komunitas Tionghoa ?"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel