MISTERI KEKUATAN DARI SELATAN

Ada "kekuatan dari selatan" yang dari kecil saya dengar dan baru kali ini terealisasi yakni : Jalan tol Cipali, waduk Jatigede dan Bandara Kertajati.
Kekuatan dari selatan yang dimaksud adalah potensi pertumbuhan ekonominya sangat besar, bagaikan kekuatan yang merayap dari selatan menuju utara (Indramayu), terjadi centrifigulasi ekonomi seperti putaran tornado yang melibas segalanya (membawa kemakmuran) ke utara karena diutara punya laut dan tanah yang landai, hamparan emas..

Ada kisah rakyat tentang Bagus Rangin, Bagus Rangin dan kawan-kawan konon  bercita-cita kelak menjadikan Kertajati (pusat perjuangan pemberontakan) menjadi negeri terpisah dari kesultanan Cirebon yang akan menjadi ibukota negara yang bernama Pancatengah. Sebuah cerita usang yang abadi dalam endapan harapan akan kejayaan dan kemakmuran didalam hati para anak cucunya.

Dan kini terbukti di Kertajati telah berdiri bandara megah dan mewah, bandara yang akan menjadi awal pertumbuhan ekonomi,  yang akan membesarkan dan menumbuhkan Kertajati menjadi kota besar melampaui kota-kota sekitarnya,  dan kembali menggelorakan endapan pesimistis menjadi buih-buih optimisme.

Di wilayah pantura sendiri antara Cilet Kandanghaur sampai Kiajaran Lohbener masih ada sebagian masyarakatnya yang yakin bahwa kelak wilayah ini akan menjadi 'Pasar Batavia' (keramaiannya seperti Jakarta) sesuai kisah yang diwariskan oleh para buyut-buyut disana, yang disampaikan dari mulut-mulut generasi penerusnya.

Keyakinan tersebut nyaris jadi kenyataan ketika ada wacana pembangunan pelabuhan di Teluk Legok China Cemara/ muara sungai Pangkalan, tapi sayang rencana tersebut pindah ke Patimban.

Namun keyakinan masyarakat tetap ada bahwa kelak daerah itu akan menjadi 'Pasar Batavia'. Seperti keyakinan mereka sampai detik ini bahwa  kemakmuran cepat atau lambat akan segera menghampiri mereka.

Karena seperti diketahui bahwa pusat pemerintahan, pelabuhan, bandara dan pergudangan adalah cikal bakal membesarnya suatu daerah, tempat-tempat itu adalah pusat perputaran ekonomi yang besar maka kemakmuran masyarakatnya pun makin mudah diraih.

Sementara di selatan yakni masyarakat hutan Sinang dan sekitarnya percaya bahwa wilayah Sinang/Loyang kelak akan menjadi 'kota' yang banyak gedungnya, pabrik-pabrik dan jalan-jalan yang bagus.
Keyakinan ini akan terbukti karena jarak Kertajati/Sukamulya ke Sumur Santri kurang dari 25 km saja.

Hanya waktu yang bisa membuktikan segalanya, Kertajati, Pasar Batavia atau Kota Sinang dalam jangka waktu tertentu pasti akan menjadi kenyataan.

Siapkah kita menyambut 'kekuatan dari selatan' itu ?

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel